Stadion Jalak Harupat

Stadion Jalak Harupat Jawa Barat punya salah satu stadion sepakbola kebanggan yang saat ini terus berbenah jadi makin cantik. Namanya Stadion Jalak Harupat yang terletak di Desa Kopo Cibodas, Kutawaringin, Kabupaten Bandung.

Mungkin Anda masih kurang familiar dengan stadion yang satu ini, kalau penasaran yuk simak informasi lengkapnya!

Sejarah Stadion Jalak Harupat

Stadion yang dibangun tahun 2001 dan mulai dibuka pada April 2003 itu, punya sejarah unik. Mulai dari namanya yang diambil dari sebutan salah satu tokoh asli Jawa Barat Oto Iskandar Dinata yang berasal dari Bojong Soang.

Untuk pembangunannya, menyedot biaya hingga 67 miliar lebih, pada masa kepemimpinan Bupati Obar Sobarna.

Awalnya, stadion ini dinyatakan masih minim fasilitas berstandar nasional, apalagi internasional. Hal itu karena kursi penonton masih sangat tradisional, belum adanya loker dan layanan pijat untuk pemain.

Tahun 2007, Sekjen PSSI Nugraha Besus memberi penilaian minim itu. Alhasil, pengelola melakukan renovasi, hingga akhirnya di tahun 2010 semua fasilitas yang ada sudah sesuai standar internasional.

Fungsi Stadion Jalak Harupat

Fungsi Stadion Jalak Harupat

Ada beberapa fungsi dari stadion yang mampu menampung 27.000 penonton itu, di antaranya adalah:

  1. Sebagai tempat latihan klub sepakbola Persikab dan Persib sejak 2009 silam.
  2. Venue sejumlah event olahraga sepaknola internasional seperti Asian games 2018.
  3. Menjadi tempat digelarnya berbagai acara daerah setempat yang mengundang banyak orang. Hal itu karena luasnya yang mencapai 28.177 meter persegi dan luas lapangan 7.500 meter lersegi.

Fasilitas Stadion Jalak Harupat

Banyak fasilitas yang sudah diperbaiki pada Stadion Jalak Harupat ini, pastinya akan membuat Anda kagum, apa sajakah itu?

  1. Penggunaan rumput yang mampu mengurangi risiko cedera pada pemain bola saat berlaga, yaitu jenis Zoyzia Matrella Lin Mer dari Italia.
  2. Spot joggingdan atletik delapan lintasan dengan kualitas lintasan yang juga sudah berstandar internasional.
  3. Kalau laga digelar malam hari, lampu super terang dengan kekuatan 1000 lux akan menjadi sumber cahaya selama pertandingan berlangsung. Dijamin semua akan terlihat terang dengan detail yang akurat, sehingga pemain bisa nyaman menampilkan performa hingga akhir laga.
  4. Ruangan yang terdiri dari ruang pemain, tribun utama untuk penonton kelas VVIP, ruang khusus wasit, ruang untuk menggelar konfrensi pers, kantin yang menjual berbagai makanan, musala, hingga toilet.
  5. CCTV di berbagai area strategis, sama halnya dengan stadion besar Eropa yang fungsinya memantau kondisi stadion ketika digelar pertandingan atau acara tertentu.
  6. Layanan untuk penonton berkebutuhan khusus dengan 120 kursi dan tempat untuk meletakkan kursi roda.
  7. Lokasi wartawan yang diberi fasilitas penunjang untuk meliput pertandingan, dengan kapasitas 30 kursi.
  8. Pendingin ruangan yang dapat memberikan kenyaman bagi siapa saja yang menggunakan fasilitas ruangan di stadion tersebut.
  9. Tempat parkir di sekitar area stadion untuk memarkir kendaraan roda dua dan empat. Pengelolaan resminya dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Bandung.
  10. Papan skor yang sudah berstandar internasional dengan sistem digital elektronik dan selalu digunakan untuk pertandingan lokal maupun internasional.

Data Stadion Jalak Harupat

Sejak pertama kali digunakan, Stadion Jalak Harupat sudah menjadi lokasi berbagai pertandingan hebat skala nasional hingga internasional, yaitu:

  1. Piala AFF 9 Desember tahun 2008 yang mempertemukan dua tim grup A yaitu Kamboja dan Myanmar, dengan posisi Myanmar memenangkan pertandingan dengan skor 3-2.
  2. Asian Games Cabang Sepakbola Pria 14 Agustus 2018 antara China dengan Timor Leste dari Grup C dengan Skor 6-0.
  3. Asian Games Cabang Sepakbola Pria 14 Agustus 2018 antara Unit Emirat Arab melawan Syria dengan skor 1-0.
  4. Asian Games Cabang Sepakbola Pria 16 Agustus 2018 antara Timor Leste dan Unit Emirat Arab dengan skor 1-4.
  5. Asian Games Cabang Sepakbola Pria 14 Agustus 2018 antara Syria dan China dengan skor 0-3.
  6. Asian Games Cabang Sepakbola Pria 14 Agustus 2018 antara Timor Leste dan Syria dengan skor 2-5.
  7. Asian Games Cabang Sepakbola Pria 14 Agustus 2018 antara Unit Emirat Arab dan China dengan skor 2-5.
  8. Berbagai pertandingan kandang Persib dan Persikab yang digelar sejak tahun 2009 hingga saat ini.

Harga Tiket Stadion

Untuk mendapatkan tempat duduk di dalam stadion yang satu ini, kamu bisa membeli tiket sesuai dengan harga yang ditetapkan pengelola stadion atau penyelenggara acara. Biasanya terbagi atas lima jenis tiket yaitu:

  1. Bagian Selatan atau Barat Stadion = Rp. 50.000
  2. Bagian Timur = Rp. 60.000
  3. VIP I Barat = Rp. 100.000
  4. VIP II Barat = Rp. 100.000
  5. VIP Barat Utama = Rp. 125.000

Insiden yang Pernah Terjadi

Namanya permainan sepakbola di Indonesia, pasti tak lepas dari insiden yang sering terjadi di lapangan hijau, begitu pula di Stadion Jalak Harupat yang juga pernah jadi saksi beberapa insiden di dunia sepakbola:

  1. Mati Lampu

Akhir Maret 2015 terjadi insiden mati lampu saat Persib bersua Semen Padang.

Naasnya, lampu mati sekitar 2 menit menjelang laga berakhir. Pihak Persib selaku tuan rumah sudah meminta maaf sekaitan insiden itu terutama pada tim lawan Semen Padang.

Pengelola klub Persib pun menjelaskan bahwa hal itu disebabkan oleh solar yang tak mencukupi kebutuhan genset untuk menghidupkan sekitar 112 lampu. Pada saat itu, hanya tersedia 50 liter solar dari kebutuhan 1000 liter.

  1. Pelemparan Batu

Pada tahun 2011, terjadi insiden pelemparan batu di gerbang stadion oleh Bobotoh. Pelemparan ditujukan pada bus pemain Persija.

Beruntung, tak ada pemain Persija yang mengalami luka, sebab mereka menggunakan mobil milik Polda Jawa Barat. Sedangkan tiga official tim yang ada di dalam bus lah yang jadi korban luka ringan.

  1. Premanisme Parkir

Pada tahun 2016, premanisme parkir di stadion yang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Bandung tersebut terungkap.

Banyak penonton yang mengaku takut parkir di area stadion, karena harus bayar karcis dua kali, yaitu di gerbang masuk stadion dan di tempat parkir dalam stadion.

Kalau mereka tak mau bayar, maka tukang parkir yang disinyalir preman tersebut akan mengancam.

  1. Penonton Serang pemain

Maret 2019, pendukung Persib Bandung nyaris menyerang pemain hingga pelatih Persebaya Surabaya. Hal itu merupakan buntut kekalahan Persib 2-3 dalam laga yang digelar di Stadion Jalak Harupat.

Bahkan, sempat terjadi adu fisik yang hampir saja terjadi antara pendukung Persib dengan Radovic yang membuat sang pelatih memberi pernyataan keras.

Beruntungnya, tidak ada korban yang jatuh dalam insiden itu, hanya saja pengamanan di stadion semakin diperketat di setiap laga. Baik dari kubu tuan rumah maupun tim tamu, karena hal itu bisa saja terjadi lagi.

Akhir Kata

Setelah Anda mengetahui lebih banyak tentang stadion kebanggaan Bandung itu, pastinya jadi penasaran bukan, seperti apa bentuk asli dari stadion yang saat ini berada pada posisi 200an di Asia yang dilihat dari kapastian penontonnya tersebut? Pastinya, kita harus tetap bangga, ternyata Indonesia memiliki stadion olahraga yang sudah berstandar internasional dengan fasilitas yang terbilang lengkap.

Leave a Comment